Syarat Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Pati
Pengalaman Membuat Paspor di Kantor Imigrasi kelas II Pati
yang beralamat di Jl. Raya Pati-Kudus Km. 7 No. 1, Kec. Margorejo
by c.inntannn
Bulan November 2018, cerita membuat
paspor dimulai. Paspor merupakan dokumen yang wajib dimiliki saat kalian akan
melakukan perjalanan ke Luar Negeri.
Antara membuat atau tidak masih maju mundur karena masih
bingung bisa berangkat atau tidak haha. Ya begitulah, akhirnya mencoba untuk apply sendiri. Sebenarnya bisa saja minta bantu ke orang, tapi aku ingin pergi
senidri karena gak mau merepotkan orang lain (aku kan gitu orangnya hihi) kalau gak
kepepet banget gak suka repotin orang (wkwk).
Aturan pembuatan passport harus kalian
ketahui ya, disini aku akan menceritakan step by step pengalamanku. Di bawah ini:
1. Kalian
harus install APLIKASI IMIGRASI di playstore.
Setelah
kalian install, kalian isi biodata kalian NIK dll. Pilih saja dimana tempat terdekat
kalian membut paspor. Misal kalian di semarang, ya kalian bisa pilih. Karena di
sini berguna untuk menentukan tempat dan mendapatkan NOMOR ANTRIAN secara
online. Jadi kalian lebih mudah, biasanya dalam setiap hari imigrasi menentukan
jumlah kuotanya, pengalamanku dulu (sekitar 40 an di antrian pagi-siang dan 29
di siang sampai sore). Di APLIKASI ini kalian nanti bisa memilih tanggal dan
waktu, jadi lebih mudah. Saat itu aku daftar online hari rabu, dan memilih aply
di hari jumat. Untuk menyesuaikan jadwal, setelah memilih, saat itu aku memilih
pagi dan mendapatkan nomor 17. Setelah mendapatkan nomor antrian persiapan
datang ke imigrasi di hari jumat (pagi).
2. Berkas
yang di persiapkan
Setelah
mendapatkan nomor antrian 17, hari jumat pagi. Fotocopy berkas harus dalam
kertas ukuran A4 ya ( jika tidak ukuran A4 akan di tolak). Berkas yang perlu di
persiapkan adalah :
a. KTP
asli dan fotocopy (kertas A4);
b. AKTE
asli dan fotokopy (kertas A4);
c. KARTU
KELUARGA asli dan fotocopy (kertas A4);
d. IJAZAH
asli dan fotocopy (kertas A4);
e. KARTU
MAHASISWA/KARTU PELAJAR asli dan fotocopy (kertas A4) jika untuk kepentingan
pendidikan, missal KKL keluar negri.
f. BAWA
Materai 6000 (dua jaga-jaga)
g. Bullpen.
h. SURAT
PERNYATAAN Bermatrai ttd kita.
Untuk surat ini, aku
membuat sendiri, karena aku tidak memiliki surat rekomendasi apapun. contoh surat yang aku buat dibawah ini:
SURAT
PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama :
xxxxxxxxxxxxx
Jenis
kelamin : Perempuan
Tempat
/ Tgl. Lahir : Pati / xx Februari
199x
Pekerjaan : Belum bekerja
Alamat tempat tinggal : Desa iiiiiiiii RT. 06/ RW. 01 Kec. iiiiiiiiiii Kab. Pati
No.
HP : 085316161xxxxx
Dengan ini menyatakan yang
sebenar-benarnya bahwa :
Saya belum pernah
memiliki paspor. Keberangkatan saya ke luar negeri dalam rangka melakukan
wisata dan bukan untuk bekerja. Data yang terlampir sebagai persyaratan adalah
sah dan benar.
Demikian surat
pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan apabila ternyata tidak benar
pernyataan ini, saya bersedia di tuntut sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pati,
19 November 2018
Yang
membuat pernyataan,
(matrai
dan di ttd)
Nama
lengkap
3. Datang
ke Imigrasi
Setelah
kalian mempersiapkan berkas, bawa semua berkas yang kalian persiapkan,
tunjukkan kepada satpam nomor antrian kalian. Setelah itu print nomor antrian,
akan di bantu oleh satpam.
Setelah itu, lengkapi
data kalian, kalian akan di beri beberapa dokumen untuk disi, (bawa bulpoint
ya). Setelah kalian isi, kummpulkan semua dokumen dimeja sesuai intruksi petugas
imigrasi.
4. Wawancara
Pada
tahap ini, kalian akan ditanya tujuan keluar negeri untuk apa. Karena saya saat
itu belum tau kapan akan pergi keluar negeri. Ini contoh percakapan saya:
Perugas : “Selamat pagi, ini mba XXXXX ya?”
Saya : “Iya, pak. Selamat pagi. Benar”
(senyum-senyum ramah ya)
Perugas : “Mba xxxxx, mau pergi kemana buat
paspor?’’
Saya :
“Ada pak rencana ke luar negri, tapi tidak sekarang, persiapan pak mau membuat dulu, inshallah rencana tahun depan (2019)., (meyakinkan dan terseyum, karena saat mau itu memang belum tau mau pergi
kemana. Hehe)
Petugas : “lhoooh, kalau belum punya tujuan
kenapa mau buat,?”
Saya : “Iya pak, saya mau buat dulu.”
Petugas : “Orang tua kamu tau kalau kamu mau buat
passport?”
Saya : “Iya pak, orang tua saya tau.”
Petugas : “Coba telpon bapak kamu”
Saya : “Baik pak” (saat itu saya menelpon
bapak saya, karena dia bekerja telpon tidak di angkat. Saya menjelaskan kepada
petugas yang mewawancarai saya saat itu. Bahwa bapak sedang bekerja jadi tidak bisa menerima telpon.
Petugas : "Oh iya, tapi tidak bohong ya?"
Saya : “Tidak pak, untuk apa saya
berbohong. Saya ingin memiliki paspor untuk kemudahan ketika melakukan
perjalanan, nanti."
Kurang lebih seperti itu ya, percakapannya, wawancara ini sangat santai. tetapi meskipun demikian untuk sesi wawancara ini sebagai penentu kalian bisa lolos atau
tidaknya, itu menurutku. Karena banyak yang tidak lolos pad tahap ini. Jadi,
kalian teliti. Dan tetap tenang, jangan berbohong, jujur saja apa adanya.
Jangan bawa-bawa orang lain, jika itu keinginan kalian. Berusaha sendiri saja.
Setelah pemeriksaan berkas, dan wawancara lolos, kalian akan melanjutkan sesi foto. Jangan pakai
baju putih ya, karena background nya putih. Jangan pakai kaos, pakaian yang sopan
dan berwibawa hehe.
5. Sesi
FOTO
Pada
tahap ini saya lolos, dan melanjutkan sesi foto. Senang sih bisa lolos, karena
di depanku ada beberapa yang ke tolak, seperti kurang lengkap data yang di
bawa. Jadi, teliti ya… untuk membuat paspor sangatlah mudah. Ayo membuat paspor
kalian sendiri. Belajar mandiri, usahakan dahulu.
6. Pembayaran
di bank atau kantor POS
Setelah
melakukan sesi foto, kini kalian membayar ke bank ataupun kantor pos. saat itu
aku memilih membayar di pos. karena dilokasi pujasera ada pos kusus pembayaran,
ini sangat memudahkan para pembuat paspor. Jumlah yang harus di bayarkan yaitu
Rp. 355.000,00. Setelah mendapatkan bukti pembayaran harus di simpan. Karena
berguna untuk pengambilan paspor.
7. Tahap
pengambilan
Jika
kalian sudah mengikuti urutan di atas, ini akan menjadi tahap terakhir kalian.
Kalian dapat mengambil paspor menggunakan bukti pembayaran. Karena proses
paspor tiga hari, saat saya aply hari jumat, maka saya dapat mengambilnya hari
rabu depan (sabtu-minggu libur). Datang hari rabu, dan mengambil nomor antrian,
kemudian menunggu. Setelah di panggil, kalian menyerahkan bukti pembayaran, dan
paspor sudah di tangan. Oh iya, setelah itu di fotocopy ya, untuk di serahkan
kepada petugas. selesai
terima kasih telah berkunjung di halaman saya :)
Bulan Januari 2019, aku berhasil Ke SINGAPORE.
Komentar
Posting Komentar